Jalan Terhubung, Ekonomi Bergerak
Pergerakan orang dan barang adalah denyut kehidupan kota.
Ketika jalan terhubung dan jembatan berfungsi dengan baik, distribusi pangan berjalan lancar dan aktivitas ekonomi masyarakat dapat terus bergerak.
Dalam mendukung program Asta Cita Wali Kota dan Wakil Wali Kota Surakarta, khususnya penguatan Pusat Logistik Pangan, Pemerintah Kota Surakarta melakukan rehabilitasi jalan dan pemeliharaan jembatan di sejumlah ruas strategis. Langkah ini diarahkan untuk memastikan akses distribusi tetap lancar, aman, dan efisien.
Beberapa ruas jalan yang menjadi perhatian antara lain Jalan Prof. Soeharso dan Jalan POPDA sebagai akses kendaraan logistik. Jalur ini memiliki peran penting dalam menghubungkan pusat distribusi dengan wilayah pelayanan. Selain itu, akses menuju pasar tradisional juga diperkuat melalui rehabilitasi Jalan Abdulrahmansaleh dan Jalan DI Panjaitan yang mengarah ke Pasar Legi, serta Jalan RE Martadinata sebagai salah satu jalur utama menuju Pasar Gede.
Rehabilitasi juga dilakukan pada Jalan Arifin dan Jalan Bengawan Solo yang menjadi bagian dari akses menuju pusat-pusat ekonomi kota. Dengan kondisi jalan yang lebih baik, mobilitas warga menjadi lebih lancar dan waktu tempuh dapat lebih efisien.
Upaya ini tidak hanya berfokus pada badan jalan. Pemeliharaan jembatan dilakukan untuk menjaga konektivitas antarwilayah, sementara pedestrian turut dirawat agar aman dan nyaman digunakan. Pendekatan ini diambil untuk memastikan infrastruktur kota berfungsi secara menyeluruh dan berkelanjutan.
Melalui rehabilitasi jalan, pemeliharaan jembatan, dan penataan pedestrian, Pemerintah Kota Surakarta berupaya menciptakan infrastruktur yang mendukung aktivitas ekonomi rakyat. Ketika akses terjaga dan distribusi lancar, pasar tetap hidup, usaha bergerak, dan kota tumbuh bersama warganya.